Bagi mas Prasetyo, mulutku adalah tempik keduanya. “Ya nggak tahu, bu… Kok saya bisa tahu darimana?” jawabnya tersipu.Tiba-tiba aku sangat ingin memberi tahunya, kabar gembira yang sewajarnya juga dirasakan oleh bapak kandung dari anak dalam kandunganku ini. Bokep ibu Aku menjadi seperti mesin seks. Jadi kubiarkan saja dia menginap di rumah temannya itu.Aku lalu berkata ke Eki,“Kamu nginap sini aja ya, aku takut nih, hujan deres banget dan Mas Prasetyo gak pulang malam ini.” Memang aku selalu gak enak hati kalau cuaca buruk tanpa mas Prasetyo. Aku khan sudah membukit kayak gini..”Eki blingsatan.“Sekarang masih iya..” jawabnya sambil membetulkan celana.“Idiiih…. Cuma sekarang Eki tidak pernah lagi menginap di sana. Eki tidak berani melihat suamiku.Dia menatap wajahku keheranan dan penuh nafsu.“Mas… aku teruskan saja ya, kasihan si Eki.




















