Aku hanya terengah-engah memandangi langit-langit dalam keadaan terangsang sekali. Bokep Aku ingat, di luar bilik kecil ini, di dekat lift, ada sebuah dispenser air minum, aku segera berdiri dan keluar dari ruang itu untuk mengambil air minum. Tiap kali jemarinya yang hangat itu menyentuhku, rasanya begitu nikmat hingga aku mengerang keenakan. Namun karena tuntutan karier, ya sudahlah, aku langsung menginput data ke dalam notebook untuk diemailkan pada kantor pusat. Ternyata benar, Ditto berdiri di pintu itu sambil menenteng tas notebook di tangan kanannya. Lalu berjalan menuju tempat parkir mobil kami di lantai lima.




















