Kerasa memeknya berdenyut-denyut meremas-remas kontol gue. “Wah…wah…ini susu yang indah…” kata kedua temen gue di belakang. Bokepibu ..” ABG itu menangis lagi. “Jogetmu bikin aku ngaceng nih!” kata gue sambil mengacungkan kontol gue yang emang udah tegang banget. Otomatis besi berulir menusuk memeknya. Cepat kami cabut dari situ sambil melihat pemandangan indah di ruang tamu…***Seminggu kemudian, gue mampir ke rumahnya. Yani menjerit histeris, sebab dua kontol di dalam memeknya bikin memeknya seperti mau sobek. “Huuu…jangaaannn…huuu. Dasar nakal, seorang temen gue sudah menyiapkan seplastik ganja dan kemudian ia teriak, “Ada di bawah kasur sini, komandan!”Temenku yang paling besar memandang Yani dengan tajam. Rumah yang sekarang dijadiin galeri lukis.Doi yang sebelumnya sering cerita kalo lakinya sibuk banget, sekarang cerita repotnya ngurus rumah dan anaknya yang umur 3 tahun sendirian.




















