Aku hanya terdiam,“Siapa namamu, Sayang?” bisiknya mesra.“Reni..” jawabku lirih.Aku tdk berusaha berontak, karena aku ingat akan janjiku tadi. Aku maklum, disaat krisis sekarang ini banyak PT yg jatuh bangkrut, kalaupun ada PT yg bertahan itu karena mem-PHK sebagian karyawannya.Lalu aku berpikir, kenapa aku tdk mengadu nasib ke Jakarta saja, orang bilang di Ibukota banyak lowongan pekerjaan, dan aku teringat dgn tetanggaku Susi namanya, dia itu katanya sukses hidup di Jakarta, terbukti kehidupan keluarganya meningkat drastis.Dahulu kehidupan keluarga Susi tdk jauh berbeda dgn keadaan keluargaku, pas-pasan. Bokep ibu Sebelum turun dari kapal aku dibelikan baju baru, dan dibekali uang yg cukup.Selamat tinggal Kapten.. Karena aku diam tak berreaksi, maka tangan Sang Kapten makin berani saja menjelajahi dadaku dan menciumi leher serta telingaku. jangan Kapten.” hanya kata-kata itu yg keluar dari mulutku ketika pria separuh




















