Lama-lama kakiku yang kesemutan sendiri. Bubar P4 masih seminggu lebih lagi, aku dekat dengan Irene, sebab kami sama-sama diminta menjadi anggota tim perumus akhir P4.Sesudah itu kami bubaran karena kuliahku teratur dari pagi jam 7 sampai jam 2 siang, sedangkan doi tidak tentu. Bokep Meja belajar maksudnya.“Mar, jam berapa?” tanyaku, “ngga sabar nich.” sambil tiduran di lantai, sementara lampu di kamar tetap padam dan suasananya hening sekali.“Sebentar lagi, biasanya sich jam-jam segini,” sahutnya bingung.Eh, benar. Betul, tidak? Peduli amat, walaupun Sandra sepertinya masih sangat kesal, doi pikir aku tolol sekali ya. Jadi aku tidak tanggapin serius pertanyaan doi.Tetapi kujawab, “Oh…. Tetapi tidak sempat kulihat dengan jelas, karena Irene segera tertidur di ranjang dan tertutup oleh bayangan pantat Andre yang segera merebahkan tubuhnya di atas tubuh Irene dan mereka mulai bergelut.Sesaat kemudian, Andre




















