Betapa hangat dan nikmatnya air manimu Jack.Hal ini memancing cairanku ikut membanjiri kemaluanku sampai meluber ke permukaan.Kami berdua terkulai lemas, tp Kapten Jack sempat meraba bibir kemaluanku dan jarinya seolah mencungkil sesuatu dari meqiku, ternyata dia menunjukkan cairan merah kepadaku, dan ternyata adalah darah perawanku.Dijilatnya darah sambil berkata, “Terima kasih Reni, kamu betul-betul perawan..” Aku hanya menangis, menangisi kenikmatan yg sama sekali tak kusesalkan. Kalau dia bisa kenapa aku tdk? Bokepibu Betapa segarnya nanti setelah aku mandi.“Makasih Pak,” ujarku seraya memberanikan diri utk menatap wajahnya, ternyata ganteng jg.“Jangan panggil Pak, panggil aku Kapten..” tegasnya.Aku sempat membaca namanya yg tertera di baju putihnya.“Kapten Jack” itulah namanya.Aku sekarang sdh berada di kamar mandi.“Wah, betapa wanginya tuh kamar mandi,” gumamku nyaris tak terdengar.Kunyalakan showernya maka muncratlah air segar membasahi tubuhku yg mulus ini, kugosok-gosokan badanku




















