Selesai berpakaian kami pun segera berangkat. Bokepibu Kami menolak semua undangan standparty yang ada. Aku hanya bisa mengangguk pelan tanpa jawaban.Padahal hatiku menjeritkan kata cinta kepadanya, mungkin aku terlalu sombong untuk mengungkapkan, atau aku terlalu takut? Dia pun mengerti, dan pukul 14:30, setelah tamuku pulang dia langsung masuk membawa kantong makanan dan sebotol air mineral.Dia mengambil sebuah kursi dan meletakkan di sampingku, mengambil sumpit yang tersedia dan mulai menyuapiku. Aku sempat kembali di hotel untuk mandi dan sedikit berdandan.Sekitar jam delapan malam, pintu kamarku diketuk dengan pelan. Sesekali kami saling berciuman. Selesai berpakaian kami pun segera berangkat. Aku menekan kakiku di punggungnya, menarik rambutnya dan mengerang. Aku tidak pernah mengungkapkan hal itu kepadanya karena aku tidak yakin akan perasaanku saat itu.Kini aku sadar bahwa aku jatuh cinta. Tapi aku takut untuk jatuh




















