Kami cepat-cepat naik perahu dan mengkayuh agak ke tengah. Kami bangun, mencuci muka dan membuka pintu. Bokep ibu Semua memaklumi. ada apa lagi…” kata Ibu meronta, sampai perahu oleh. Ibu langsung ke dapur menemuiku dan memelukku. Suti sudah pulang dari membeli Mi goreng. Aku tingalmenjaga kemudi agar perahu lurus jalannya. Tapi seperti tadi ya. Hanya kita beruda saja,” kataku. Kuminta dia memainkan lidahnya pada kontolku dan giginya jangan sampai mengenai kontolku. Aku terus menggoyangnya dan terus mencucupi bibirnya dan suara hujan semakin lama semkin menderas saja. “Enak. Bagaimana ibu memperhatikan ibu dan memperlakukan ayah, begitu pula Suti terhadapku. Di rumah kami memang tak ada tilam. Aku mengikutinya. Sutinah tersenyum.




















