Selama ini aku hanya mengenal ayah dan ibu saja. Bokep ibu “Aku..aku..sayang Erik”
“Erik adalah milikku..hanya milikku seorang”
Pikiranku berputar-putar memikirkan hal itu. Erik melanjutkan ciumannya ke leher dan menggigitnya sedikit, remasan tangannya di payudaraku makin kuat. Mukaku terasa panas. Erik melakukan gerakan menghentak itu secara teratur, dan tiba-tiba aku merasakan getaran yang sangat hebat dalam diriku, aku merasakan ‘liang’ku
menyempit karena otot-otot di tubuhku menjadi tegang. Senyuman misterius menghiasi wajahnya. Teriakan kepuasan dari wanita itu pun membahana di seluruh ruangan. Aku nggak marah kok. Apa kau kenal dengan anak ini?”, tanyanya. Di sana, banyak anak-anak yang sebaya denganku. “Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku.










