Aa.. Kuambil hand phoneku yang tergolek di atas meja computer, dheri layarnya tampil namanya rico (nama samaran).“Yaa..! Bokep Wajahnya menurut ukuranku juga tidak ganteng, jadi biasa-biasa saja, tidak ada yang istimewa bagiku. Maka lewat tulisanku ini, buat seorang pembaca yang kuberi nama samaran rico, aku mohon maaf dan aku harap kamu juga membaca tulisanku ini dan dapat mengerti Aacch!”, badanku berguncang keras sehingga air dalam bathtub banyak yang tumpah keluar membasahi lantai kamar mandiku.Badanku menggigil hebat, sekali lagi aku mendesah panjang, dan aku pun mencapai klimak. Seperti biasa, email yang masuk ke mail box-ku sangat banyak. Sudah berkali-kali rico mengajakku make love (ML) tapi selalu kutolak dengan seribu satu macam alasan, tapi aku tetap tidak mengutarakan alasan penolakanku, karena aku yakin dia akan langsung merasa malu dan tersinggung.










