Pria itu masih di sana. Kenapa aku ada di sini? Bokep ibu Dia punya beberapa teman yang sama biadab dengannya. Tentu aja tidak ada! Air mataku mengalir.“Hahaha… sip, kamu resmi jadi betina kita yang siap disembelih” katanya cengengesan. Aku betul-betul pasrah menunggu mati sekarang ini.Berkali-kali pak Jun kembali memaksaku untuk melihat rekaman-rekaman penjagalan. Dia terus mendoktrinku kalau dibunuh dan dijadikan korban kanibal itu nikmat. Jika beneran harus dibunuh sekarang aku bahkan rela, karena pasti aku bakal orgasme dengan kenikmatan tak terhingga saat nyawaku diambil.Tengah malam itu aku kemudian keluar kamar, aku mencari pak Jun. Begitupun dengan kotoran-kotoran di usus besarku.




















