Yang terdapat dipikiranku hanyalah kejadian yang baru saja kualami pagi tadi saat mengikutsertakan Qiu Qiu. Bokep ibu “QiuQiu” jawabnya singkat dihiasi senyum di wajahnya.Akhirnya sebab saat tersebut tidak terdapat yang berangkat tutorial, aku juga diminta oleh guruku guna berbagi pengetahuan dengan adik ruang belajar yang baru ku kenal tadi. Tapi aku pesimis, dengan penampilanku tinggi 167cm, berat 82kg, kulit hitam, wajah pas-pasan. Mulai dari guru, tukang kebun, kakak kelas, hingga adik ruang belajar juga. Aku langsung utarakan perasaanku padanya.“Qiu Qiu, semenjak kesatu lihat dan kenalan sama kamu, aku langsung suka dan sayang sama kamu, boleh gak aku menjadi lebih dekat lagi sama kamu?” tanyaku
“Aku pun mau kok kenal anda lebih jauh dan lebih dekat lagi” jawabnya.Saat tersebut aku juga langsung reflek memeluknya dan menyampaikan terima kasih.




















