Saya bukan pelacur kelas Kramat Tunggak apalagi Monas di Jakarta atau Gang Dolly di Surabaya.Saya seorang pelacur profesional. Dia menurut. Bokep ibu Dia menurut. Baiklah terakhir saya ceritakan tentang pengawal saya, atau bodyguard saya.Namanya Mulyono. Mula-mula kaki saya dipijatnya pelan-pelan, enak sekali rasanya. Makin lama rangsangan itu semakin meningkat. Menjadi sopir pribadi, mengurus pembayaran kontrak, mengatur waktu kerja, melindungi dari berbagai pemerasan oknum keamanan dan sebagainya, pokoknya seperti sekretaris pribadi. Dia terlihat gelagapan juga. Tetapi bersetubuh sambil disiksa, atau saya harus menyiksa pasangan saya, saya akan menolak.Tiga tahun menjadi pelacur telah memberikan pengalaman hidup yang besar sekali dalam diri saya. Singkat kata, kalau ada perempuan laku disewa Rp 1,6 juta sekali pakai, bayangkan sendiri bagaimana penampilan, penghidangan dan rasanya.




















