Hebat juga permainannya, sesekali dihisapnya kejantananku, lalu dijilatinya kepalanya yang berwarna ungu, itu membuatku sedikit geli dan semakin liar menjilat kemaluan Adriana. Bokepibu Tangannya meremas sprei dan mulutnya terbuka sedang matanya terpejam. Tetapi akhirnya itu berakhir. Kugosokkan sebentar kepala kejantananku yang sudah basah oleh liur Cinderella. Seperempat detik kemudian lidahku sudah bermain di puting dadanya yang sedikit lebih besar dari Adriana. Aku sendiri sudahhampir mencapai puncak, karena itu kupercepat gerakanku, semakin cepat dan semakin liar. Aku tidak menunggu lagi, kejantananku yang sudah sangat basah masih tetaptegang dan siap digunakan, karena itu aku langsung menyambar tubuh Cinderella yang sepertinya sudah tidak sabar juga.




















