Yeah.. Bokep ibu Yeah.. Kuperhatikan dari ujung rambut hingga ujung kakinya. Laper nih tadi pagi gak sempet sarapan.” rajuknya sembari berjalan mendahuluiku menuju parkiran mobil.“Nih cewek kenapa sih? Lah ni cerita, sudah prakatanya tidak jelas, tidak ada prolog pula. Kamu tadi di kamar mandi lagi muasin diri kamu sendiri kan?” tembaknya langsung.“Ya Iyalah pastinya. Wanita mana coba yang tidak tergoda pesonaku?” seruku saat melihat bayangan diriku yang super kece.Dengan percaya diri aku pun turun dari mobil dan melangkah menyusuri lorong kampus. Ada pribahasa yang mengatakan, ‘SELESAI MAKAN TANPA MEROKOK, ITU BAGAIKAN WANITA TANPA PENSIL ALIS’. Iyaa..” jawabku spontan karena merasa kesakitan.“Ohhh, nggak papa kok Bram, kan konsernya malem. Khawatir ya sama aku?! Kalau kamu?” sahutku dan balik bertanya.“Hari ini, aku gak ada kuliah!” sahutnya memberitahu. Utuk-utuk anak cantik, mana senyumnya entar hilang loh




















