Ah.. Bahkan aku mulai nampak berkeringat di sekujur tubuhku, di tengah dinginnya malam di musim penghujan yang sebenarnya terasa menggigit. Bokepibu mati aku,” hanya itu yang ia ucapkan pertama kali setelah tersadar dari keterkejutannya. “Sini kainnya,” ujarnya mengagetkanku, yang dengan tanpa persetujuanku, merebut gumpalan kain yang masih dalam genggamanku. Barangkali ini yang di sebut tersiksa tapi nikmat. “Lho.. Ucapannya adalah hukum yang harus di patuhi! Makanya, gerakan sekecil apapun, akan menimbulkan bunyi berderit atau gemeretak karena engsel sambungan kayunya telah longgar.Mulanya aku tak pernah mempedulikan hal itu, ku anggap itu hal wajar yang memang seharusnya terjadi pada perabotan kayu yang menjelang lapuk.




















