Aku segera menyudahi keasyikanku. Bokepibu Reflek kuelus sendiri kemaluanku. Kak Tina pasti sedang merapikan dirinya. “Atau…”, Kak Tina memandangku, lalu tersenyum lebar, “Kamu mimpi basah ya, Sapto?”. Tangan Kak Tinapun tetap
meraba pahaku. Tiba-tiba terdengar suara sepeda yang disandarkan ke dinding. Jantungku berdebar-debar. Jantungku berdebar kencang. Kabar yang
dibawanya dari dokter membuat seisi rumah tersentak. Kami
terus membaca. Tertulis di sana cerita tentang Nick Carter yang sedang
menyetubuhi seorang wanita Rusia (sayangnya aku lupa judulnya). Pikiranku mendadak kosong, ketika punggungku menyentuh
dadanya. Pak Rochim tak pernah mengambil pembantu lagi. Aku mengintip dari kaca nako. Saat aku kembali ke kamar, Kak Tina menggodaku. Beratkupun saat itu belum sampai 40 kilo. Dalam tidur aku bermimpi. Kakinya terbuka lebar, sedang kain yang dikenakannya
tersingkap.




















