Aku sempat kaget karena belum tentu anak yang dikandungnya itu adalah anakku. Wulan berteriak sambil mempertahankan celananya agar tidak melorot. Bokep ibu Robby dan Doni berjalan tujuh meter di depanku dan Wulan.Di perkemahan, Fadli dan Lia menunggu kami dengan cemas. Yang dia lakukan hanya menangis terisak-isak.Doni melepaskan telapak tangannya dari mulut Wulan karena dia merasa Wulan tidak akan berteriak lagi. Dia ikut mencari kayu bakar karena dia ingin bisa dekat denganku.Ya Tuhan, aku benar-benar menyesal. Rupanya bercak-bercak merah itu berasal dari darah selaput dara (hymen) Wulan yang robek. Aku lalu duduk di samping Robby memandangi Doni yang dengan sangat bernafsu menikmati tubuh Wulan. Karena Wulan memakai T-Shirt basah, aku dapat melihat dengan jelas lekuk-lekuk tubuh Wulan yang sangat menggairahkan.Wulan merintih memegangi lutut kanannya.










