Kami memesan teh botol dan nasi goreng. Sesekali ia memegangi lenganku sambil terus cerita tentang dirinya dan keluarganya. Bokep ibu kamu sekarang suamiku..” Begitu berulang-ulang sambil menggoyangkan pinggul, tanpa kumengerti apa maksud kata “suami”.Mamah tiba-tiba badannya mengejang, kulihat matanya putih, “Aduuh.. Adegan ronde ketiga ini kuulangi sekali lagi. Setelah puas dengan leher dan kuping kanannya, kepalanya kuangkat dan kupindahkan ke dada kiriku. Kuusap perlahan dari dengkul lalu naik. aduuh..” katanya sambil meraih tanganku diarahkan ke susunya. Ketika jari tengahku mulai masuk, Mamah mengaduh, “Mas.. Mas.. Gede amat?” katanya dengan nada manja setelah meraba burungku. terus..” Dan akhirnya jeritan.. Kadang menjepit tangan nakalku. Kini tanganku meraih tali BH, saatnya kulepas, ia mengeluh, “Mas.. Hanya memakai baju putih tipis tanpa lengan. Mamah juga.. Lalu kulepas sepatu dan menghempaskan badan di kasur yang empuk.




















