benar benar ada yg aneh pengalamanku bersenggama dengan tenteku tutik malam ini … benar benar puas ….lalu …. tanpa saling berbicara sedikitpun aku merasa iba, dan tante masih terus menangis, entah apa yang dipikirnya lalu diluar kesadaran aku memeluk kepala tante mendekapkan didadaku, lalu kubisikkan ditelinganya lirih …“aku gak mau melayanimu rian, aku adalah tantemu yang kotor, tak pantas aku berada didepanmu”
“tante … kita sama-sama kotor, gak mungkin kan aku memakai wanita panggilan, jika aku ini adalah orang suci?”
“tapi …. Bokepibu ”
“tapi apa tante”
“aku saudara ayahmu, adik ayahmu, mana mungkin aku melakukan pekerjaanku dengan seorang yang kuanggap anakku?”tangisannya panjang sesaat setelah dia mengatakan kalimat terahir, aku tak mampu berbicara, namun hati ini merasa iba tanpa kusadari kedua tanganku mengadahkan wajah cantik tanteku, dan kukatakan …“aku terjerumus nafsu melihat tubuh tante”
sejurus aku langsung




















