Malam itubentuk sarungku telah berubah, agak mengembung, rupanya Mbak Devi memperhatikan.“Mas Kevin itu Burungnya masih terbangun yh?”Aku hanya mengangguk saja, tiba-tiba Mbak Devi memegang Burung saya.“Wouah… Kevin besar juga yah kontol kamu, Mas Kevin .., Kontolnya udah pernah Masuk ke dalam sarangnya belom ..?”
“Belum .. Bokepibu Aaaach Akumerasa sudah mau keluar, lalu aku pun terus mengenjot Mbak Devi sambil aku bertanya.“Mbak .., aku keluarin dimana ini Mbak .. ?? Ah coba aku panggil Mbak Devi lagi “Permisi, Mbak Devi ?”
“Oh iya .., tunggu sebentar”, Ada suara dari dalam. Ketika aku sedang asik bermain game, tiba-tiba tanpa sadar rokok ku habis (Kuota).Akupun langsung melihat jam untuk membeli Rokok di warung Mbak Devi, segera aku ambil uangnya dan langsung pergi kewarung Mbak Devi.




















