Selama mandi itu kutanya Ninik soal keperawanannya. Dia melepas minisetnya terlebih dahulu. Bokepibu “Saya ke Rembang, nih mulangin anak bandel ini ke orang tuanya,” katanya . Dia kuminta membuka bajunya. Di kota Pahlawan itu aku juga memilih hotel yang menyambung dengan Tunjungan Plaza. “Seru banget mainnya, dan berisik,” kata Rianti yang duduk bersila dengan tubuh telanjang menonton pertempuranku. Ninik kembali jongkok dan kembali menggenjot. Seperti biasanya, bus ini sesampai di Rembang masih gelap mungkin sekitar pukul 3 pagi. Rianti dan Ninik membatalkan pulang kampung. Ninik juga kuminta keluar. Tampaknya dia bepergian dengan seorang gadis kecil yang duduk di seberangnya., “Anaknyakah ?” batinku. “ Saya gak punya duit mas, lha wong ini aja uangnya ngepas banget,” kata Rianti. Mungkin dia belum pernah mengalami hal semacam ini.




















